Langsung ke konten utama
Menjelang sore
Jalan panjang tak berujung
Ilalang bergoyang
Diterpa angin kencang
Langit mendung membentang
Kanan kiri hamparan hijau
Ya, berhektar-hektar sawah
Gunung tinggi menjulang
Pokok kayu nampak semu, dikejauhan
Sunyi sepi senyap
Rasa yang menghampiriku
Aku terkelu
Tiada kawan di sisi
Namun, di sinilah aku kembali
Setelah pengembaraanku usai,
Asa t'lah tercapai,
Dan perindu sudah melambai
Pulang tuk memberi warta
Tentang marcapada,
Yang begitu lapang
Untuk kujajaki
~ Potret Tersono, ketika langit mengajakku berdialog lewat rintik dan hujan. (27/12/219)
Bisa ikut merasakan apa yg di gambarkan penulis dalam puisi ini.
BalasHapus