Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Cerita yang (Dipaksa) Usai

  “ Oh apakah memang ini takdirku?”   ***   Sering sekali aku duduk termenung meladeni isi pikiranku sendiri. Kalo istilah zaman sekarang sih “overthinking” kali ya. Padahal pikiran yang kerap datang itu, hanya keraguan. Keraguan terhadap diriku sendiri di masa depan. Terdengar egois? Aaa I dunno to name it. Dalam pikiran banyak hal yang membuat tak tenang, masalah pendidikan, perasaan, dan pertemann. Padahal pikiran yang demikian itu yang membuat aku tidak berproses dan maju. Karena aku malahan meladeni pikiran bukan cepat-cepat aksi ( action ). Aksi? Macam demo aja ahahaha   ***   Aku hanya berharap untuk kalian semua yang membaca ini, Jadilah apa adanya dirimu Tapi ingat! Perbaiki yang buruk Jaga kebaikan yang ada dalam dirimu Terkadang hidup beginilah adanya Tiba-tiba capek, kesel, marah pengen nangis, bahagia It’s okey dude! Itu namanya fase, prosesmu Fase kamu bisa menerima dirimu sendiri Tolong yaa Jangan semua urusan kamu diatur sama omongan orang lain...

BARUNA

  Benarkah setiap orang selalu mendambakan dengan sebuah kata “pulang” ke rumah?   Dia sedang berdiri di pelataran kontrakan. Ya, namanya Baruna. Aku juga tidak tahu mengapa dia diberi nama itu. Baruna adalah bahasa Jawa yang berarti samudra. Apakah orang tuanya menginginkan Baruna memiliki keluasan hati setara dengan samudra? Atau memang Baruna dilahirkan di saat ayahnya sedang bertualang mengarungi samudra. Ayah Baruna adalah seorang nahkoda kapal pesiar. Jadi, saat Baruna lahir ayahnya memang tidak secara langsung melihat wajah anak lelakinya itu.   ***   Kini, dirinya tampak gelisah dan memikirkan sesuatu. Baruna sudah sejak lama merantau ke kota. Ia sedang merindukan ibunya. Perempuan kesayangan yang selalu didoakan. “Duh Gusti, sampun dangu kulo mboten mantuk teng griyo,” tutur Baruna kepada dirinya sendiri. Sejak kecil, dia memang sudah terbiasa jauh dari orang tuanya. Baruna terlahir menjadi lelaki yang berani dan mandiri. Berkat didikan orang tuanya juga dia...