Untuk kamu, cinta yang selalu aku rayakan
~
Bulan ke sembilan tahun kemarin, aku sudah menceritakanmu melalui
sebuah tulisan yang tidak begitu panjang. Saat itu, perasaanku padamu belum
begitu jelas. Namun, kini alur cerita kita sudah jelas bisa kuceritakan…
~
Melewati beberapa purnama dengan jalinan komunikasi yang cukup intens denganmu memberikan kenyamanan tersendiri bagi diriku. Aku merasakan kehadiranmu meski sebenarnya jarak fisik kita begitu jauh. Kamu menjadi rumah yang sebelumnya selalu kudoakan kehadirannya pada Tuhan. Tidak menyangka, kedekatan kita semakin memperjelas perasaan yang tersimpan. Aku mencintaimu.
Kamu menjadi pilihanku untuk menjalani proses kehidupan bersama. Sebelumnya aku pernah menuliskan rasa terima kasihku karena padamu karena telah mempersilahkanku berkenalan denganmu. Dan kini aku mengucapkan terima kasih ke-sekian kalinya padamu.
Terima kasih sudah memilihku, terima kasih sudah menjadikanku rumah ceritamu, terima kasih sudah mau kujadikan pasangan berbagi mimpi, terima kasih sudah menghargai keberadaanku. Nantinya akan ada banyak terima kasih yang kusampaikan padamu.
Teruntuk rumahku,
Tetaplah menjadi sosok yang menenangkan dan meneduhkan ya…
Tolong jaga dan rawat perasaan yang sudah tumbuh ini
Aku akan rayakan kehadiranmu dengan proses tumbuhmu
Selamat ya cintaku, kamu sudah melewati banyak fase yang membuatmu
semakin tangguh
Aku bangga padamu //
Paragraf-paragraf ini menjadi arsip perjalanan kita dalam melewati proses tumbuh dan merawatnya. Segala syukur dan cinta akan selalu kusandingkan dengan namamu.
Love you endlessly//
Batang, 18/06

Komentar
Posting Komentar