Langsung ke konten utama

Straight News

PMII Rayon Dakwah Adakan Mapaba 2019

KENDAL-Pelaksanaan Masa Pengenalan Mahasiswa Baru (MAPABA) Rayon Dakwah 2019 diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Dakwah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ponpes Pandanaran Kecamatan Boja, Kendal. Pada Hari Jumat (4/10) pukul 19.00 WIB para mahasiswa berkumpul di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang, mereka berkumpul untuk menunggu pemberangkatan kloter ke-dua setelah kloter pertama sudah diberangkatkan.

"Pemberangkatan yang dibuat menjadi dua kloter, tidak begitu efektif. Karena kloter yang pertama dan kedua hanya selisih sekitar dua jam, sedangkan untuk  mengkondisikan para mahasiswa membutuhkan waktu yang lumayan lama sehingga tidak kondusif", tutur Akhsan, salah seorang mahasiswa yang mengikuti mapaba. Namun pemberangkatan tersebut, berjalan lancar meskipun awalnya ada beberapa kendala.

Kegiatan mapaba tersebut, merupakan serangkaian acara yang harus diikuti oleh para mahasiswa yang akan terjun ke PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), yakni pembaiatan kader PMII yang baru. Penting sekali kepada seluruh calon kader PMII untuk mengikutinya, selain pembaiatan, terdapat pula kegiatan diskusi antar kader serta pemberian materi tentang PMII, ke-aswajaan, serta NDP (Nilai Dasar Pergerakan).

Komentar

  1. Agar lbh menarik lagi kalau bisa sertakan foto di dalam postingan

    BalasHapus
  2. Lain kali akan saya sertakan poto🙏

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita (Sebentar)

 Halo guys!!! Sudah lama ya tidak mendengarkanku bercerita alias yapping ^^ Tulisan terakhir di blogku ini tahun 2024 silam, “Merayakanmu (Lagi) judulnya. Hiatusnya lumayan lama yaa! It’s okay dude. Aku baik-baik aja sekarang.   Tulisanku kali ini hanya ingin sedikit bercerita dengan kehidupanku selama 2 tahun terakhir. Cukup lama aku memang tidak menulis, hari ini mencoba menulis kembali. Menghidupkan ketenangan dan mencurahkan rasa syukur dalam bentuk tulisan. Lagi-lagi Tuhan memberiku kesempatan untuk menulis lagi. Di tengah kesibukan bekerja, hehe udah bekerja aja sekarang yaa.   Dua tahun lalu, tepatnya aku masih struggle untuk mencapai mimpi yash, dengan menempuh kuliah magister. Mimpi yang aku pilih waktu itu. Namun, kini jalannya berbeda jauh dari apa yang aku pikirkan. Aku kini tidak kuliah, tetapi bekerja. Menghasilkan gaji dan memenuhi kesejahteraan perut, eits canda. Tidak hanya kesejahteraan perut kok, saving money is a priority. Di kehidupan de...

Merayakanmu (Lagi)

  Untuk kamu, cinta yang selalu aku rayakan ~ Bulan ke sembilan tahun kemarin, aku sudah menceritakanmu melalui sebuah tulisan yang tidak begitu panjang. Saat itu, perasaanku padamu belum begitu jelas. Namun, kini alur cerita kita sudah jelas bisa kuceritakan… ~ Melewati beberapa purnama dengan jalinan komunikasi yang cukup intens denganmu memberikan kenyamanan tersendiri bagi diriku. Aku merasakan kehadiranmu meski sebenarnya jarak fisik kita begitu jauh. Kamu menjadi rumah yang sebelumnya selalu kudoakan kehadirannya pada Tuhan. Tidak menyangka, kedekatan kita semakin memperjelas perasaan yang tersimpan. Aku mencintaimu. Kamu menjadi pilihanku untuk menjalani proses kehidupan bersama. Sebelumnya aku pernah menuliskan rasa terima kasihku karena padamu karena telah mempersilahkanku berkenalan denganmu. Dan kini aku mengucapkan terima kasih ke-sekian kalinya padamu. Terima kasih sudah memilihku, terima kasih sudah menjadikanku rumah ceritamu, terima kasih sudah mau kujadikan pasanga...

Ego(sentris)

  Memulai tulisan ini ada baiknya aku beri sapaan yang sedikit hangat yaa untuk kalian Hai manusia baik! Siapapun kamu yang berkenan membaca beberapa kata dalam tulisan ini, aku berharap hari-harimu selalu diberikan kebahagiaan yang sederhana. Ya, untuk bahagia tidak membutuhkan sesuatu yang rumit. Aku percaya itu~   *** Egosentris, Perasaan tidak peduli dengan orang lain dan meletakkan perasaan dirimu adalah poros yang harus dimaklumi. Sepertinya aku, kamu atau orang terdekatmu pernah merasa demikian. Membuat orang lain agar selalu peduli dengan apa yang kita rasakan bukan hal yang mudah pun sebaliknya. Realitanya kita juga susah untuk mempedulikan perasaan orang lain, kan? Terdengar kejam, tapi memang manusia sering menunjukkan topeng yang satu ini.  Ada banyak warna perasaan yang kita punya.  Bahagia, sedih, kesal, marah dan perasaan-perasaan lain yang belum menemukan definisinya. Perihal perasaan bahagia dan sedih mungkin sudah sering dibahas dalam berbagai l...