Detak selalu mengalun tepat
Purnama juga setia mengitari bumi
Bahkan pagi selalu datang menyambut manusia
Tak kalah, malam selalu menjadi teman paling sunyi
***
Hai Jati, sepertinya dunia kini lagi murah hati yaa? Sapaku. Kenapa memangnya? Hehe. Sudah seharian penuh kamu tertawa loh.
***
Aku paham maksudmu Putih, sekarang tawa bisa mengajakku kembali pada niat awalku. Terus bergerak dan berani menghadapi akan persoalan sekarang ini. But, now I have simple principle. Apapun feelingnya kamu syukuri saja. Kadang duka adalah temanmu saat kamu lupa diri. Serta suka adalah pengingatmu ketika kamu merasa dunia kadang tak selalu adil.
Komentar
Posting Komentar