Langsung ke konten utama

Postingan

Sajak; tiada suara

Doc : Pinterest Dunia sunyi Dalam ruang gelap;hitam Kesunyian menguasai Imaji yang tak sanggup aku maknai Tentang sebuah arti juang Kehadiran dan perpisahan Begitulah alur kehidupan Tiada terka dalam detik itu Kamu datang Berucap salam, sembari tersenyum Diam, sunyi, hening Mampu merajai nalarku Pesonamu mengalahkan logikaku Tentang sebuah nyata Namun, kuanggap semu Aku melangkah ke depan Dan, kau Membayangi jejakku, dalam diammu Sungguh, tiada yang mampu memfaalkan Telatahmu pula dialogmu Menghadirkan tanya tanpa jawaban Ya... Kamu sempat singgah Namun abai memberi jejak Terimakasih untuk kamu, yang telah melewati beberapa purnama bersamaku Semesta, 26 April 2020

Kalam Alam

Menjelang sore Jalan panjang tak berujung Ilalang bergoyang  Diterpa angin kencang Langit mendung membentang       Kanan kiri hamparan hijau       Ya, berhektar-hektar sawah       Gunung tinggi menjulang       Pokok kayu nampak semu, dikejauhan Sunyi sepi senyap Rasa yang menghampiriku Aku terkelu Tiada kawan di sisi       Namun, di sinilah aku kembali       Setelah pengembaraanku usai,       Asa t'lah tercapai,       Dan perindu sudah melambai Pulang tuk memberi warta Tentang marcapada, Yang begitu lapang Untuk kujajaki ~ Potret Tersono, ketika langit mengajakku berdialog lewat rintik dan hujan. (27/12/219)

Sajak Desember

Tanda   Aku bersaksi atas isyarat semesta Dalam putaran cakrabuana Langit tetap setia Sebagai peneduh ardi Alam memberi tanda Agar insan peka Pada mereka yang butuh Tangan-tangan belas kasih Kutatap mereka, dalam kesengsaraan Sejenak aku berpikir Sia-siakah hidupku? Tanpa bisa berbagi Arta yang Tuhan beri Entah hilang tanpa jejak Tuk kesenangan belaka Di sini, di ruang fana Bersyukurlah, Nikmat yang dipunya Semoga memberi berkah Dalam darmawisata hidupmu Jalani alurmu, laksana daun yang gugur Dari rantingnya Hujan yang jatuh Dari angkasa raya Semua itu, kuasa Almalik

Saintek News

Hadirkan Gus Muwafiq, Senandung Solawat menggema di Harlah FST Doc : Widodo Febri Utomo SEMARANG - Fakultas Saintek dan Teknologi (FST) mengadakan saintek bersholawat dalam menyambut hari lahirnya dengan menghadirkan Kiai Ahmad Muwafiq di lapangan UIN Walisongo, kamis (28/11) Gus Muwafiq menjelaskan bahwa dalam menghadapi problem kekinian dan masa depan, banyak yang mengadakan acara bersholawat. "Bersholawat yakni mensinergikan diri untuk melakukan sesuatu pada saat yang sama dengan Allah dan Malaikat-Nya," tuturnya. Menurutnya, sholawat sangat manjur serta menjadikan Nabi Muhammad SAW mampu melakukan pekerjaan di luar nalar pikiran manusia. Maka jika punya impian yang tidak masuk akal, sertakan sholawat. "Sholawatlah, Saling menebarkan kebaikan, karena kebaikan manusia tidak bisa bediri sendiri," jelasnya Pada akhir acara muwafiq mengajak seluruh jamaah untuk bersholawat bersama. Reporter : Mafriha Azida Editor : Yulina RC

I-News

Doc : Mafriha Azida Isu Liburan Semester Hanya 2 Minggu, Mahasiswa FDK resah SEMARANG – Isu yang beredar di lingkungan mahasiswa Fakultas Dakwah Dan Komunikasi (FDK) mengenai liburan semester hanya 2 minggu menimbulkan keresahan dan ketidaksetujuan. Jum'at (22/11) Seperti yang dikatakan oleh Halimah Tussa'diyah, Mahasiswa Semester 1 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam bahwasanya liburan semester 2 minggu sangatlah singkat, apalagi banyak mahasiswa yang dari luar Jawa. “Saya kira liburan semester 2 minggu itu sangatlah singkat. Apalagi mahasiswa UIN banyak yang dari luar pulau Jawa." ujar Halimah Tussa’diyah, mahasiswa semester 1 KPI-D pada Selasa (19/11) Sama halnya dengan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) 2018, Delvian Adit Dewanto Ia menyatakan bahwa dirinya kurang setuju dengan adanya wacana liburan dipersingkat dengan alasan kurang efektif. Karena untuk mahasiswa semester 5 biasanya waktu liburan Semester digunakan untuk Program Penga...

Sajak sedu

Semesta Terlelap Mentari kembali keperaduannya Kian terlihat bumi menua Kubicara dalam sepi Agar tanya tersampaikan pada Tuhan        Kala itu, senja menyapa soreku        Lantas aku jawab atas sapaannya        Tanpa tersadar petang datang        Memberi tanya tanpa jawab Apakah aku bisa bercerita pada senja? Namun nyata tertolak rembulan Aku hanya rindu Pada-Mu dzat abadi        Seketika anganku mengharap temu        Penguasa rindu beri aku waktu        Meski lama menunggu        Rasaku tetap utuh Aku duduk bersimpuh Menahan dingin angin berhembus Tak ada ucapan terdengar Mulut kelu tanpa suara         Tuhan pemilik Arsy         Takdirkan aku pada titah tunggumu         Bersabar dalam harapan diri         Menafikan ...

In-depth news

Doc : Mafriha Azida SMA Takhassus Al-Quran, Sekolah Rujukan Nasional Sistem pembelajaran yang diterapkan oleh pihak sekolah yakni menggunakan kurikulum 2013, serta UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri). Para siswa dituntut untuk lebih mandiri, dengan mencari materi pembelajaran sendiri. Mereka hanya diberi bab atau materi apa saja yang akan mereka pelajari dalam satu semester.      "Proses pembelajaran di dalam kelas dengan mempresentasikan materi dari masing-masing kelompok. Selain itu, di setiap kelas diterapkan tutor sebaya", ucap Rena salah seorang siswa dari Kelas Bahasa 1. SMA Takhassus Al-Quran atau yang sering disebut SMATAQ merupakan salah satu sekolah rujukan nasional selain SMA N 1 Wonosobo.      Namun pada awal tahun 2018 predikat sekolah rujukan nasional tersebut berpindah ke SMA Muhammadiyah Wonosobo. Karena setiap 5 tahun sekali akan ada pergantian predikat sekolah. Smataq bisa mendapatkan predikat sekolah rujukan...