Langsung ke konten utama

Postingan

Pencarian

Aku tahu setiap orang di fase umur 20-an merasa bahwa dirinya dituntut untuk dewasa Setiap orang punya kekhawatiran masing-masing dengan masa depannya. Entah tentang jodohnya nanti, impian yang tak kunjung terwujud, atau circle pertemanan kian mengecil dan bisa saja kita mengkhawatirkan sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata. Namun, sebenarnya di saat usia 20-an kita sedang mengalami fase pencarian jati diri untuk memperjuangkan impian dan kemandirian hidup.  Tanggung jawab kian terasa membebani pundak. Ekspektasi orang-orang seolah selalu membuat diri merasa tak berguna. Serta kekecewaan yang senantiasa mewarnai kehidupan kita menuju dewasa.  Sungguh, menjadi dewasa tak hanya mempersoalkan kesedihan, beban, dan hal-hal buruk yang seolah menunjukkan semesta begitu tak punya hati. Ada hal sederhana yang lupa kita syukuri, seperti saat Tuhan menghadirkan seseorang, entah siapa pun itu — dan ia merubah kita menjadi lebih baik dengan nasihat² kebaikan yang tak menyudutka...

TAMU

" Siapa pun yang hadir di kehidupanmu adalah tamu" Setiap langkahmu yang terlihat gontai dan tertatih, pasti kau akan menemukan seseorang yang menggenggam tanganmu dan mengajakmu bangkit. Dia akan selalu mendengarkan segala ceritamu. Bahkan saat kau tidak ingin bercerita pun, dia akan menagih cerita-cerita sederhana itu. Meski sebagai tamu, dia telah memberikanmu kesan indah. Hadirnya memang sebentar, namun kenangannya selalu mampu bisa terjaga dalam ingatan. Siapa pun kamu, yang sekarang, besok, lusa atau warsa berikutnya akan menjadi tamu untuk seseorang, jadilah tamu yang hadirnya selalu ditunggu dan pulangnya meninggalkan cinta.  Terima kasih untuk tamu(ku) yang senantiasa memberi makna bahagia dalam bingkai cerita yang sederhana.  Tahun 2022 baru saja membuka halaman baru. Rembulan pertama di warsa ini ter nyata begitu mengejutkan. Salam hangat,  untuk para pembaca♡ Semoga tamu kalian benar-benar orang pilihan Tuhan. Wsb, 13/01

Random Story [2]

 He isn't a fiction figure Everyone will love something or someone for sure. Cause the love is being a simple favour from Allah, the all-loving. Allah gives it to all human beings.  We can't choose whoever we will love. Nowadays, I feel love for someone that gives me a positive impact. He is Iqbaal Diafakhri Ramadhan, people usually call him Ibay or Ale.  He is a young figure that has many skills and achievements. I adore him because of it. I dunno, whereas his existence is far from me. Tomorrow is your birthday dear, December 28th. You're 22 years old. Tomorrow is a historical day for you. So, I just say 'happy birthday Ibay I hope all the best things for you. Sending virtual love♡ I've ever loved someone but made me disappointed. So, I love Ibay. Dear, Ibay

Random Story [1]

  In my childhood, I always could reach the parent's expectations from elementary school 'till senior high school (SHS). Almost all the parent's expectations I could get it. But that didn't mean, I'm perfect. Big no! I am still the same as myself in the past.  I never got the third rank from elementary school 'till SHS, I always got first or second rank. Because of that, they (read: my parent) always give me high expectations. When I was a child, anything about first or second rank is marvellous. But, when I'm 20 years old, that thing isn't everything. Nowadays when I wanna reach an expectation or a hope, I can get failures. This is a reality. Yash, one side of my parent's expectations always makes me more conscious than before. But on another side make me feel worried about that.  Dad mom, your girl always made you proud in past. But,  for now, please pray to me only, be a girl that can give benefit to the ones. Cause your blessing is important for ...

H I D U P

~ Hidup adalah tentang proses panjang makhluk hidup dan waktu berhentinya ditentukan Tuhan ~   Tidak ada yang tahu kapan nafas akan terhenti. Dunia seolah sebuah permainan teka-teki yang sukar ditebak. Sekali dua kali mungkin saja kita akan mengira sesuatu dan ternyata benar-benar terjadi. Manusia menjadi makhluk Tuhan yang kerap berprasangka memang. Tidak masalah sih kalau prasangkanya baik, nah kalo buruk gimana hayo ?? Semoga saja Tuhan menempatkan kita di circle orang yang punya positive-thinking. Dunia menjadi ruang luas bagi yang hidup, ya termasuk kita inilah, manusia. Diksi “hidup” kerap dijadikan guyonan/lelucon dengan istilah yang menyimpang secara harfiah. Kendati demikian, secara maknawi memang benar adanya bahwa hidup itu hanya proses menuju keabadian. Seperti dalam Bahasa Jawa, urip ki koyo mampir ngopi , urip mung mampir guyon, lsp. Banyak istilah yang menunjukkan bahwa hidup itu singkat. Lalu apa gunanya kita hidup tapi kalo sama diri sendiri aja belum bis...

K A T A

  SEPILIHAN KATA   Dalam beberapa sajak yang tertuang pada berlembar kertas putih. Sebuah puisi karya Joko Pinurbo dalam bukunya “Malam Ini Aku Akan Tidur di Matamu” mampu memukau pembaca. Puisi berjudul, Mata Air –   Di musim kemarau semua air di desa itu mengering. Perempuan-perempuan legam berbondong-bondong menggendong gentong menuju sebuah sendang di bawah pohon beringin di celah bebukitan. Tawa mereka yang renyah menggema nyaring di dinding-dinding tebing, pecah di padang-padang gersang.   Setelah berjalan lima kilometer jauhnya, mereka sampai di mata air yang tak pernah mati itu...   Puisi yang dikira menggambarkan sebuah kepedihan – tak terduga, tak terkira mata air di situ menggambarkan sebuah kebahagiaan bagi orang-orang yang mengharap kelimpahan air. Kata memang begitu ajaib saat seseorang mampu mengemasnya sedemikian penuh teka-teki.   Lain lagi dalam buku Kekasihku karya Joko Pinurbo pula, sebuah puisi berjudul Kepada Puisi...

Putih

  Detak selalu mengalun tepat Purnama juga setia mengitari bumi Bahkan pagi selalu datang menyambut manusia Tak kalah, malam selalu menjadi teman paling sunyi   *** Hai Jati, sepertinya dunia kini lagi murah hati yaa? Sapaku. Kenapa   memangnya? Hehe. Sudah seharian penuh kamu tertawa loh. *** Aku paham maksudmu Putih, sekarang tawa bisa mengajakku kembali pada niat awalku. Terus bergerak dan berani menghadapi   akan persoalan sekarang ini. But, now I have simple principle. Apapun feelingnya kamu syukuri saja. Kadang duka adalah temanmu saat kamu lupa diri. Serta suka adalah pengingatmu ketika kamu merasa dunia kadang tak selalu adil.